Rp 16 Miliar untuk 11.717 Pelajar Baru, Disdik Tekankan Baju Olahraga Tidak Wajib Beli
KARYAMEDIA, BERAU – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Berau, Mardiatul Idalisah, menjelaskan anggaran yang disiapkan sebesar Rp 16 Miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau, untuk seragam gratis bagi pelajar yang baru masuk tahun ajaran 2026, baik sekolah dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Ia mengatakan, anggaran Rp 16 miliar tersebut terbagi menjadi dua yakni Rp 9 miliar untuk SD dan Rp 7 miliar untuk SMP.
“Saya tegaskan, ini untuk pelajar yang baru masuk, berarti kelas 1 dan kelas 7,” ungkapnya.
Lebih lanjut, anggaran Rp 9 miliar untuk SD, dibagi untuk 6.217 pelajar, yakni seragam putih merah lengkap, pramuka lengkap, seragam batik, dan tas serta isinya alat tulis. Sedangkan untuk SMP penerima seragam gratis sebanyak 5.500 siswa-siswi, yang meliputi seragam putih biru lengkap, seragam pramuka dan seragam batik lengkap.
“Kami sementara tidak mengizinkan sekolah untuk menebus baju seragam olahraga,” tegasnya.
Paket lengkap tersebut, wacananya akan didistribusikan setelah peserta lengkap mengisi link untuk ukuran baju. Sementara menunggu seragam gratis, diperbolehkan menggunakan pakaian sekolah dasar bagi pelajar SMP dan SD bisa menggunakan seragam TK/Paud.
“Murid baru belum diwajibkan menggunakan seragam selama menunggu seragamnya dibagikan,” paparnya.
Disinggung mengenai seragam Taman Kanak-Kanak (TK) Mardiatul mengatakan, untuk TK masih akan dianggarkan melalui anggaran biaya tambahan (ABT), hal ini dikarenakan banyaknya seragam TK.
“Ke depannya kemungkinan akan dijadikan satu warna saja untuk TK. Nanti ada SK nya,” ucapnya.
Lebih lanjut, seragam gratis ini bukan hanya untuk sekolah negeri saja, melainkan juga untuk sekolah swasta. Namun kewenangan Disdik terbatas bagi sekolah swasta.
“Tidak bisa, swasta kan pasti ada seragam khususnya, itu tidak ditanggung APBD,” tambahnya. (/tim)
