Bertengkar Saat Bekerja, MY Tikam Rekan Sendiri
1 min read

Bertengkar Saat Bekerja, MY Tikam Rekan Sendiri

KARYAMEDIA, BERAU – MY (37) terpaksa harus berurusan dengan polisi akibat menikam rekan kerjanya sendiri di kawasan Jalan Pangeran Diponegoro, Tanjung Redeb, Selasa (19/5) sekira pukul 10.00 Wita.

Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto melalui Kapolsek Tanjung Redeb, AKP Amin Maulani yang dikonfirmasi pada Rabu (20/5) mengungkapkan, pelaku sudah diamankan sehari setelah kejadian.

“Rekan kerja, sesama di petugas kebersihan,” ujarnya.

Dijelaskan Amin, pelaku yang merupakan pekerja paruh waktu di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau itu sempat melarikan diri setelah kejadian. Namun, sehari kemudian ia akhirnya berhasil diamankan Unit Reskrim Polsek Tanjung Redeb bersama Unit Jatanras Polres Berau.

Amin menjelaskan, aksi penikaman itu dipicu emosi saat korban dan pelaku terlibat pertengkaran ketika sedang bekerja bersama.

“Tersangka menikam korban karena emosi saat sedang bertengkar. Karena tersangka ini saat bekerja selalu membawa badik,” jelasnya.

Peristiwa itu bermula pada Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 10.00 Wita. Polisi menerima laporan dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di depan vihara, Jalan Diponegoro, Kelurahan Gunung Panjang, Kecamatan Tanjung Redeb.

Usai melakukan penikaman, MY langsung kabur menggunakan sepeda motor miliknya. Polisi pun bergerak cepat melakukan pengejaran dan penyelidikan ke sejumlah lokasi, yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku.

Namun tekanan dan pencarian intensif aparat, membuat MY akhirnya memilih menyerahkan diri. Pada Rabu pagi sekitar pukul 09.00 Wita, pelaku menghubungi Kanit Reskrim Polsek Tanjung Redeb, dan memberitahukan lokasi persembunyiannya.

Tim gabungan kemudian bergerak cepat menuju Jalan H. Isa I, Kelurahan Gayam, dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan.

“Dia menyerahkan diri, karena selalu merasa panik dan dibayang-bayangi aparat kepolisian,” jelasnya.

Dalam penangkapan itu, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu bilah badik beserta sarungnya, celana panjang milik korban, serta kaos dinas lapangan DLHK berwarna hitam oranye yang digunakan saat kejadian. (/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *