Gempa Filipina, Maratua dan Bidukbiduk Dipastikan Aman
KARYAMEDIA, BERAU – Gempa yang mengguncang Mindanao, Filipina dengan M7,7 membuat masyarakat pesisir Berau panik. Guncangan terasa cukup kuat dibeberapa titik lokasi, seperti Derawan dan Maratua, sedangkan Bidukbiduk, air laut sempat naik.
Kepala Badan Meteorologi, Kimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau, Ade Heriadi mengatakan, gempa tersebut memang berpotensi tsunami di beberapa wilayah seperti di Sulawesi Utara, dan sekitarnya. Sedangkan untuk Berau, masih dibilang aman.
“Pada pukul 11.15 Wita, status siaga sudah dilepas,” katanya.

Efek gempa memang sempat dirasakan masyarakat pesisir, termasuk di Talisayan, warga melihat air naik namun tidak tinggi.
“Untuk Berau aman,” tuturnya.
Terpisah, Camat Maratua Ashari mengatakan, sebagian masyarakat memang sempat merasakan getaran gempa namun tidak besar. Selain itu, dirinya bersama Kaposek Maratau dan Danpos AL sudah memeriksa beberapa kampung dan dipastikan aman.
“Tidak ada kerusakan, kami juga sudah mengecek ke lapangan secara langsung,” paparnya.
Selain itu, air laut juga tidak naik, meskipun ada guncangan. “Aman, air laut tidak naik,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Camat Bidukbiduk, Cipto Supratmono, ia mengatakan, sejak pagi dirinya memantau air laut bersama warga, memang guncangan tidak terasa di Bidukbiduk, dan air laut dipastikan aman.
“Mendapat informasi gempa, kami lihat ke laut, dan aman,” tambahnya.
Ia juga mengatakan, di Bidukbiduk tidak ada kerusakan akibat efek gempa tersebut. Masyarakat juga diimbau untuk tidak panik.
“Alhamdulillah semua aman,” tutupnya. (/tim)
