Celengan Elektrik Dibuka, 3 Cincin dan Gelang Emas Nyaris 15 Gram Raib, Pelaku Diciduk Kurang dari 24 Jam
KARYAMEDIA – Aksi pencurian terjadi di sebuah rumah di Jalan Bulungan, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, Senin (10/8/2026) sekitar pukul 11.00 Wita. Pelaku membawa kabur sejumlah perhiasan emas dan uang tunai dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp40 juta.
Kasus tersebut terungkap setelah istri pelapor AK (33) pulang ke rumah sekitar pukul 13.20 Wita. Saat berada di dalam rumah, ia mendengar suara celengan elektrik.
Merasa curiga, perempuan tersebut kemudian memeriksa lemari tempat celengan disimpan. Betapa kagetnya ia mendapati celengan tersebut sudah dalam kondisi terbuka.
“Jadi korban kaget, celengan itu sudah terbuka,” kata Kanit Pidum Polres Berau Iptu Adam, mewakili Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto, Selasa (11/8).
Setelah dilakukan pengecekan, sejumlah barang berharga diketahui telah hilang. Di antaranya tiga cincin emas dan satu gelang dengan total berat hampir 15 gram, serta uang tunai sebesar Rp400 ribu.
“Kerugian mencapai Rp40 juta,” ujarnya.
Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti jajaran Polres Berau. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi.
Hanya dalam waktu kurang dari 24 jam, penyidik berhasil mengantongi identitas seorang perempuan yang diduga kuat sebagai pelaku.
Penyelidikan kemudian dilakukan hingga polisi berhasil mengamankan perempuan berinisial MH di Jalan Murjani II, Kecamatan Tanjung Redeb.
Saat pertama kali diamankan, MH sempat mengelak dan tidak mengakui perbuatannya. Namun, setelah menjalani pemeriksaan intensif, perempuan tersebut akhirnya mengakui perbuatannya.
“Motif masih kami dalami dulu,” kata Adam.
Menurutnya, dari pemeriksaan sementara, pelaku mengaku melakukan pencurian karena terdesak kebutuhan ekonomi. Kendati demikian, polisi masih mendalami motif secara keseluruhan, termasuk kemungkinan adanya hubungan antara pelaku dengan korban.
“Terdesak ekonomi, tapi kami masih lakukan pendalaman, termasuk apakah pelaku dan korban saling kenal,” pungkasnya. (/tim)
