Kelangkaan BBM Pengaruhi Nelayan dan Sektor Wisata Andalan di Berau
1 min read

Kelangkaan BBM Pengaruhi Nelayan dan Sektor Wisata Andalan di Berau

KARYAMEDIA, BERAU – Keluhan masyarakat terkait ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di kawasan pesisir cukup mengkhawatirkan. Mereka mengaku kesulitan mendapatkan BBM jenis pertalite untuk pergi melaut, dan antar jemput penumpang.

Basri salah seorang pengemudi speed mengatakan, ketersediaan BBM jenis pertalite sangat sulit didapatkan, sedangkan pertamax harganya cukup “menguras kantong”.

“Jika bisa ada subsidi untuk kami ini. Jika terus dibiarkan bakal sepi ini tempat wisata,” paparnya.

Selain itu, nelayan juga mengeluhkan kondisi ini, hingga membuat mereka sulit untuk melaut. “Tidak hanya kami, teman-teman nelayan juga banyak berhenti melaut ini,” paparnya.

Terpisah Ketua DPRD Berau periode 2019-2024 Madri Pani, yang kebetulan berada di Derawan, mendengarkan langsung keluhan masyarakat tersebut.

“Saya tadi saja mau ke sini (Derawan,red) menunggu di speed cukup lama, karena BBM susah,” ucapnya.

Ia mengatakan, jika kondisi ini dibiarkan, dipastikan akan menganggu perekonomian nelayan, selain itu,pendapatan masyarakat yang berharap dari wisatawan akan terganggu. Dan menyebabkan kebutuhan akan mengalami kenaikan harga.

“Saya harap ada perhatian dari pemkab. Mungkin bisa membicarakannya ke Pertamina untuk masalah ini, minimal penambahan kuota,” jelasnya.

Madri melanjutkan, ia khawatir, jika terus dibiarkan berlarut-larut, akan semakin berpengaruh ke kondisi wisata di Berau. Apalagi bupati Berau tengah gencar memajukan pariwisata yang ada.

“Saya dukung program bupati, tapi tolong untuk BBM diperhatikan,” terangnya.(/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *