Wakil Bupati Berau Gamalis Dukung Bekudung Betiung Masuk Kharisma Event Nusantara
1 min read

Wakil Bupati Berau Gamalis Dukung Bekudung Betiung Masuk Kharisma Event Nusantara

KARYAMEDIA, BERAU – Pagelaran budaya Bekudung Betiung, di Kampung Tumbit Dayak, Sambaliung, didorong Wakil Bupati Berau, Gamalis untuk masuk ke Kharisma Event Nusantara (KEN).

Langkah ini bertujuan untuk membantu promosi wisata budaya yang ada di Bumi Batiwakkal, selain itu, ini juga diharapkan mampu meningkatkan jumlah wisatawan ke Berau.

“Itu tujuan utama kami, wisatawan meningkat dan Berau semakin dikenal,” paparnya.

Untuk diketahui, KEN merupakan satu kalender event nasional yang dikelola oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI setiap tahunnya. Gamalis, menyatakan sudah selayaknya Bekudung Betiung mendapatkan tempat dalam kalender nasional tersebut.

“Kita sudah menggelar event ini cukup konsisten,” katanya.

Pelibatan banyak pelaku kebudayaan hingga pelaku ekonomi kreatif dan UMKM, dianggap sudah cukup menggambarkan gairan pesta adat tersebut.

Bahkan komunitas kebudayaan, diberikan peran aktif dalam menjadi bagian dari suksesi event tersebut.

“Kita ingin event ini bisa dikurasi nasional, masuk di KEN,” ucapnya.

Dirinya berharap, promosi dan kampanye lewat jagat maya dapat semakin dimasifkan.

Agar semakin banyak wisatawan nusatara (wisnus) hingga turis yang mengetahui event tersebut dan mau berkunjung ke Berau untuk tahun depan.

“Kita semua punya handphone atau sosial media, ayo sama-sama kita foto dan filmkan, serentak,” ajaknya.

Ia berpesan, agar seluruh kebutuhan data yang dikelola oleh penyelenggara dapat diolah dengan baik.

Data tersebut yang nantinya akan digunakan sebagai bahan presentasi di Kemenpar RI, dalam tahap awal upaya memasukkan Bekudung Betiung di KEN.

“Data harus lengkap,” pesan dia.

Sementara itu, Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantosa, menyatakan akan menyambut langsung arahan tersebut.

Dalam tahap awal, pihaknya akan mencoba untuk mengumpulkan data konkret yang berasal dari laporan penyelenggara.

Mulai dari tamu, data perputaran uang saat event, kekayaan budaya, nilai budaya, hingga peran warga kampung dalam suksesi Bekudung Betiung 2026.

“Data ini akan kami kumpulkan langsung, pasca event kami lakukan pertemuan dengan penyelenggara,” ucapnya. (*/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *